Minggu, 17 April 2016

Softskil Demokrasi

Apakah Demokrasi di Negara kita sudah ada ?

Belum, Kenapa ? karena walaupun Negara kita adalah negara demokrasi berarti dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat belum menunjukkan hal demikian. Contohnya hukum, hukum di indonesia masih sangat menyedihkan dimana pejabat pemerintah korupsi miliyaran hingga triliunan mendapatkan hukuman yang hanya paling lama tiga tahun, denda hanya beberapa ratus juta dan dipenjara seperti didalam hotel. Padahal kita semua tahu bahwa hal tersebut sangat merugikan negara karena menghambat pembangunan negara dan menambah hutang negara.

Komentar saya :

Demokrasi di negara kita sungguh belum ada, kenapa demikian contoh kasus seorang nenek mencuri untuk makan dipenjara selama 15 tahun ? inikah yang dinamakan negara demokrasi ? dimana hukum bisa dibeli dan pemerintah bisa dibayar sungguh sangat menyedihkan. Bukan hanya itu banyak kasus yang tidak diselesaikan dengan baik oleh pihak yang berwenang.

Selain tentang kasus-kasus diatas banyak hal yang menunjukkan kalau negara kita belum menjadi negara demokrasi seperti kemiskinan di indonesia yang setiap tahunnya bertambah. Di daerah-daerah pedalaman atau desa ada banyak orang-orang miskin yang sudah lansia masih harus bekerja keras untuk makan sehari-hari yang ada saja hanya untuk menukar dengan beras begitu menyedihkannya pemerintahan didaerahnya sehingga kurang memperhatikan yang hal demikian.

Banyak lagi contoh-contoh yang menunjukkan negara kita belum menjadi demokrasi, salah satunya kebebasan memeluk agama. Walaupun telah jelas  pada pasal 29 Ayat 1 bahwa negara kita negara yang bebas memeluk agama masing-masing, namun banyak orang atau beberapa oknum masih saling membuli tentang agama masing-masing. Misalnya disosial media banyak orang islam membuli orang non islam dan menjelek-jelekkan agama mereka. Padahal kita semua tahu bahwa setiap orang berhak beribadah dengan cara mereka masing-masing. Ntah itu diterima atau tidaknya itu urusan tuhan.

Dari komentar saya diatas kita bisa mengambil pesan atau menyimpulkan bahwa negara kita belum bisa disebut negara demokrasi, oleh karena itu marilah kita semua baik pemerintah mau pun masyarakat saling bahu membahu membangun negara yang harmonis, maju, damai, sejahtera dan yang terutama menjadi negara demokrasi.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar