Sabtu, 05 Desember 2015

Tugas Ketiga Softskill



1.      Sebutkan macam - macam pemrosesan data! Jelaskan!
2.      Jelaskan peranan alat input, output, dan software dalam memecahkan masalah!
3.       a. Apa pengertian  dari E-commerce !
       b. Sebutkan  keuntungan dan kerugian dari  E-commerce(min 3)!
4.       a. Apa yang anda ketahui tentang file, sebut & jelaskan tipe file!
       b. Bagaiman system pengorganisasian database traditional berproses!
5.      Jelaskan tiga tingkat representasi data & jelaskan!

Jawab: 

  1. 1.Macam - macam pemrosesan data:
  •  Pengolahan Batch yaitu mengumpulkan data terlebih dahulu kemudian diproses sekaligus.
  •  Pengolahan On-Line yaitu setiap data yang diinput langsung di dapat output atau hasilnya.
  • Sistem Real Time yaitu sama seperti pengolahan On-Line hanya saja data yang di update sesuai dengan perubahan waktu.
    2. Peranan alat input, output, dan software dalam memecahkan masalah :
    •  Alat input sangat berperan sekali untuk pemecahan masalah, contohnya adalah Keyboard, peran keyboard disini adalah untuk menginput data sehingga data bisa masuk di software, Microphone, perannya disini adalah untuk merekam suara user agar bisa tersimpan juga dalam database.Peralatan input, seperti unit MIRC dan ORC memberikan cara untuk memasukkan data ke dalam database, baik ketika terjadi transaksi.
    • Banyak unit output yang digunakan dalam pemecahan masalah secara tidak langsung,contohnya: printerdigunakan untuk menampilkan laporan-laporan yang berguna sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan
    • Software sangat berperan sekali, sebagai contoh Microsoft Office, dengan software ini suatu perusahaan sangat terbantu sekali dengan adanya software ini, software ini berguna untuk pembuatan laporan, pembuatan grafik dan presentasi dan sebagainya, tanpa adanya software ini, suatu perusahaan akan terhambat dalam operasional administrasinya.
    3.a.      Apa pengertian  dari E-commerce :
    • Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik.

    b.     Keuntungan:

    • Aman dari gangguan pencurian. Penggunaan bukti transfer atau cetakan transaksi e-banking merupakan bukti transaksi pembayaran yang sah dan banyak sekali jaringan atm yang mudah dijumpai.
    • Efektif dan efisien. Transaksi tidak memerlukan uang tunai serta kedua belah pihak tidak perlu bertemu secara langsung.
    • Pemasaran secara luas. Penggunaan internet marketing sebagai salah satu metode pemasaran, mampu menjangkau daerah pasar yang luas, dengan biaya yang relatif murah.
    • Menghemat waktu dan biaya. Kedua belah pihak dapat segera menyelesaikan transaksi, tanpa perlu membuang waktu dan biaya untuk negosiasi atau perundingan harga. 

           Kerugian:

    •  Barang tidak sesuai dengan contoh. Seringkali ditemui transaksi yang terjadi, tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan.
    • Transaksi ganda. Terkadang jaringan atm atau internet banking mengalami gangguan, sehingga transaksi yang terjadi seringkali gagal diproses, walaupun saldo sudah berkurang. Diperlukan waktu lebih lama untuk mengklarifikasikan transaksi yang telah terjadi pada pihak bank.
    •  Belajar lagi. Penggunaan internet marketing sebagai media pemasaran, memerlukan web hosting dan web domain untuk menawarkan barang/jasa. Belum lagi beberapa metode yang harus dipelajari agar world wide web yang berisi barang/jasa penyedia dikenal masyarakat.
    •  Alamat tidak sesuai. Terkadang penawaran yang terlalu murah sangatlah memikat, namun alamat penyedia layanan tidak sesuai atau fiktif, sehingga rawan penipuan.

    4. a.Tentang file, sebut & jelaskan tipe file :
    • File Induk, file terpenting yang berisi record-record yang sangat di perlukan dalam perusahaan Di bagi menjadi dua, yaitu : 
              - File Induk Statis : Jarang berubah nilainya,
                  contoh : data karyawan 
              - File Induk Dinamis : recordnya sering berubah sebagai hasil dari transaksi,  
                  contoh : file persediaan barang
    • File Transaksi, digunakan untuk merekam data yang diperoleh dari suatu transaksi, seperti fike transaksi penjualan atau registrasi pengambilan mata kuliah.
    • File Laporan, disebut juga file output yang berisi informasi yang merupakan hasil pengolahan data yang ada.
    • File Histori, disebut juga file srsip yang berisi data masa lalu yang sudah tidak aktif lagi, tapi masih disimpan.
    • File Salinan, berisi salinan dari file-file yang masih aktif di dalam database pada kurun waktu tertentu. 
       b. System pengorganisasian database traditional berproses :
    •  Redudansi atau duplikasi data. Menyebabkan informasi menjadi kurang akurat, bahkan terjadi perbedaan karena data yang satu sudah diperbaharui sementara duplikatnya belum
    •  Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang digunakan untuk mengolah masing-masing database yang dibangun 
    •   Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang menyebabkan SI yang terbentuk menjadi kurang fleksibel
    •  Keterpisahan database satu dengan lainnya mengakibatkan tingkat keamanan data menjadi rendah.
    •  Penggunaan data bersama sangat kurang sehingga database kurang dapat dieksplorasi/diolah untuk menghasilkan laporan2 manajerial lintas departemental.


    5. Tiga tingkat representasi data & jelaskan :
    • Level penyajian penampakan, representasi hasil pengolahan database menggunakan SI dalam format yang mudah di pahami oleh pemakai.
    • Level konseptual, memperlihatkan file-file data yang dibuat dan hubungannya satu sama lain dalam sebuah lingkungan database.
    • Level fisik, tahap terendah dari abstraksi data yang memperlihatkan struktur dan jenis data serta bagaimana data tersebut di simpan dan diorganisasikan dalam media penyimpanan.

    sumber : www.google.com
                   http://ewawan.com/pengertian-e-commerce-definisi-e-commerce.html
                   http://black711.wordpress.com/2011/10/30/keuntungankerugiane-commerc/
    http://joehannaicha.blogspot.co.id/2012/11/tugas-minggu-ke-tiga.html

    Rabu, 04 November 2015

    T2 Softskill Ralat

    1. Sebutkan dan jelaskan langkah pendekatan sistem :
    Pendekatan Sistem adalah upaya untuk melakukan pemecahan masalah yang
    dilakukan dengan melihat masalah yang ada secara menyeluruh dan melakukan
    analisis secara sistem.
    Dalam melakukan pendekatan sistem ada langkah-langkah dan tahapan yang bisa dilakukan:
     Tahap I: Usaha persiapan
    Langkah-langkahnya adalah memandang perusahaan sebagai suatu sistem, mengenal sistem lingkungan (pemegang saham, pelanggan, masyarakat keuangan, masyarakat global, pemerintah, pesaing, pemasok, serikat kerja), mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan.
    Tahap II: Usaha definisi
    Suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah). Mempelajari masalah untuk mencari solusi (pemahaman masalah).Mencari pemicu masalah (problem trigger) yang dapat berasal dari lingkungan atau dari dalam perusahaan. Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem. Caranya adalah menganalisis sisem menurut subsistem-subsistemnya. Kemudian apakah susbsistem itu terintegrasi menjadi satu unit yang berfungsi lancar? Lalu apakah semua subsistem bekerja untuk mencapai tujuan sistem? Setelah itu analisa top-down untuk mengidentifikasi tingkat sistem dimana penyebab persoalan berada. Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu.Elemen-elemen sistem dapat dianalisis secara berurutan, yaitu:
    Mengevaluasi standar (standar harus sah/valid, standar harus realistis, standar harus dimengerti oleh mereka yang akan mencapainya, dan standar harus terukur).
    ·         Membandingkan sistem output dengan standar.
    ·         Mengevaluasi manajemen.
    ·         Mengevaluasi pengolah informasi.
    ·         Mengevaluasi input dan sumber daya input.
    ·         Mengevaluasi proses transformasi.
    ·         Mengevaluasi sumber daya output
    Tahap III: Usaha solusi
    - Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi. Dengan cara mencari jalan yang berbeda untuk memecahkan masalah yang sama. Seperti Brainstorming (tukar pikiran), dan Joint Application Design (rancangan aplikasi bersama)
    - Mengevaluasi berbagai alternatif solusi. Contohnya dengan menggunakan kriteria evaluasi yang sama, untuk mengukur seberapa baik suatu alternatif dapat memecahkan masalah.
    - Memilih solusi terbaik. Dengan cara menganalisis suatu evaluasi sistematis atas pilihan-pilihan dan mempertimbangkan konsekuensi pilihan tersebut pada tujuan organisasi. Kemudian memberi penilaian atas proses mental manajer. Setelah itu melakukan tawar-menawar atau negosiasi antara beberapa manajer.
    - Menerapkan solusi. Masalah tidak terpecahkan hanya dengan memilih solusi terbaik tapi perlu diterapkan.
    - Menindaklanjuti untuk memastikan bahwa solusi itu efektif
    2.  Sebutkan Beberapa sifat pengolahan data yang membedakan dengan area aplikasi lain :
    Ada beberapa sifat pengolahan data yang membedakannya dengan aplikasi lain :
    a. menjalankan tugas penting
    b. mengikuti prosedur standar secara relative
    c. mendapatkan data yang lengkap.
    d. Mempunyai focus historisa yang palin utama
    e. Memberikan informasi pemecahan masalah minimal.
    3. berikan contoh sebuah sistem pakar :
    Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik
    Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut
    Contoh – Contoh Sistem Pakar, antara lain:
    1.       Kontrol. Contoh pengembangan banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, di mana dengan kemampuan sistem pakar dapat dilakukan kontoro terhadap cara pengobatan dan perawatan melalui sensor data atau kode alarm dan memberikan solusi terapi pengobatan yang tepat bagi si pasien yang sakit. Desain. Contoh sistem pakar di bidang ini adalah PEACE yang dibuat oleh Dincbas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik. Contoh lain adalah sistem pakar untuk membantu desain komputer dengan komponen-komponennya. Diagnosis. Pengembangan sistem pakar terbesar adalah di bidang diagnosis penyakit, diagnosis kerusakan mesin kendaraan bermotor, diagnosis kerusakan komponen komputer, dan lain-lain.
    2.      Intruksi. Intruksi merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, di mana sistem pakar dapat memberika instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan. Contoh pengembangan sistem pakar di bidang ini adalah sistem pakar untuk pengajaran bahasa Inggris, sistem pakar untuk pengajaran astronomi dan lain-lain.
    3.       Interpretasi. Sistem pakar yang dikembangkan dalam bidang interpretasi melakukan proses pemahaman akan suatu situasi dari beberapa informasi yang direkam. Contoh sistem yang dikembangkan dewasa ini adalah sistem untuk melakukan sensor gambar dan suara kemudian menganalisanya dan kemudian membuat suatu rekomendasi berdasarkan rekaman tersebut.
    4.       Monitor. Sistem pakar dibidang ini banyak digunakan militer, yaitu menggunakan sensor radar kemudian menganalisanya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut.
    5.      Perencanaan. Perencanaan banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan suatu proyek, di mana sistem pakar dalam membuat perencanaan suatu pekerjaan berdasarkan jumlah tenaga kerja, biaya dan waktu sehingga pekerjaan lebih efisien dan lebih optimal.
    6.      Prediksi. Sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian masa mendatang berdasarkan informasi dan model permasalahan yang dihadapi. Biasanya sistem memberikan simulasi kejadian masa mendatang tersebut, misalnya memprediksi tingkat kerusakan tanaman apabila terserang hama dalam jangka waktu tertentu. Program ini dibuat pada tahun 1983 oleh Boulanger dengan nama PLANT.
    7.      Seleksi Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasikan pilihan kemungkinan solusi. Biasanya sistem mengidentifikasikan permasalahan secara spesifik kemudian mencoba untuk menemukan solusi yang paling mendekati kebenaran.
    8.      Simulasi. Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang ada dan menampilkan dalam bentuk simulasi. Contoh adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, di mana program tersebut mampu menganalisa hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca
    4.         Sebutkan Perbedaan antara Sistem Informasi Manajemen menurut Robert Murdick dengan Gordon Davis ?
    Jawab :
                     Robert G. Murdick, Sistem informasi manajemen adalah suatu kelompok orang, seperangkat pedoman dan petunjuk, peralatan pengolah data ( seperangkat elemen ) memilih, menyimpan, mengolah dan mengambil kembali data ( mengoperasikan data dan barang ) untuk mengurangi ketidakpastian pada pengambilan keputusan ( mencari tujuan bersama ) dengan menghasilkan informasi untuk manajer pada waktu mereka dapat menggunakannya dengan paling efisian ( menghasilkan informasi menurut waktu rujukan ).
                Gordon B. Davis mengemukakan beberapa-beberapa istilah mengenai sistem informasi manajemen ( Management Information System ) seperti sistem informasi / keputusan dan sistem informasi. Dalam beberapa buku disebut Sistem Informasi bagi pimpinan, dan sebagainya. Walaupun demikian, dari beberapa pengertian dapat ditarik suatu pengertian bahwa didalam Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) terkandung pengertian sistem pengolahan informasi dalam  menunjang pelaksanaan manajemen.

    Sabtu, 03 Oktober 2015

    T1 sofskill

    1.      Dari Uraian singkat mengenai definisi Informasi yang anda ketahui, kebutuhan informasi apa  yang sangat mendasar bagi suatu perusahaan dalam mengembangkan manajemennya ?
    Sebut dan Jelaskan Hal tersebut berikut Contoh Perusahaan yang memanfaatkan Informasi tersebut (seperti contoh Perusahaan SAMPOERNA. Cari contoh lainnya Minimal 1 perusahaan.)
    Jawab :
    Informasi merupakan data yang diolah melalui proses-proses tertentu dan terbentuk menjadi berguna dan berarti bagi penerimanya.
    Informasi yang mendasar untuk suatu perusahaan dalam mengembangkan manajemen perusahaannya adalah :

    1.      Pengaruh Ekonomi Internasional & Persaingan Dunia
    Kenapa perusahaan sangat membutuhkan informasi tersebut ? karena persaingan suatu perusahaan tidak hanya secara nasional tetapi Internasional atau semua negara, dan apabila perusahaan tidak mengetahui informasi tersebut maka perusahaan tidak bisa bersaing dengan perusahaan lainnya.
    2.      Batas waktu yang singkat
    3.      Kendala-kendala sosial

    Perusahaan membutuhkan seorang manajemen dan manajer agar perusahaan berkembang dan berjalan dengan baik.
    Contoh : PT. Sumitomo Wiring System Batam
                   Merupakan perusahaan Internasional yang berpusat di batam dan memiliki banyak divisi usaha dan produksi manufaktur yang bagus. Karena mempunyai produksi yang bagus dan merupakan perusahaan internasional maka pihak manajemen sangat teliti tentang keadaan bisnis, keuangan, kondisi pasar dagang dan semua produksinya. Hal ini yang mendasari betapa pentingnya informasi sebagai sumber bagi pihak manajemen dalam suatu perusahaan.






    1. Sebut dan jabarkan Lima bentuk sumber yang dikelola oleh seorang manajemen ?
    Jawab :
    ·         Manusia adalah sumber daya manusia (karyawan) sebagai pengolah informasi yang akan disampaikan dan diatur dalam proses manajemen pada suatu perusahaan tertentu.
    ·         Material adalah sumber daya alam (bahan baku)
    ·         Mesin adalah sumber penghasilan dan penyempurnaan dari material yang sudah diolah dan bisa menjadikan sebuah alat yang menguntungkan dari hasil proses yang dilakukan
    ·         Uang adalah modal yang sangat dibutuhkan di dalam sebuah perusahaan  dan modal ini yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan.
    ·         Information adalah data yang diolah dan dibentuk menjadi lebih berguna dan berarti bagi penerimanya.

    3.      Elemen Lingkungan adalah organisasi/individu yang berada di luar perusahaan dan mempunyai pengaruh langsung/tak langsung pada perusahaan. Sebut dan jelaskan elemen-elemen lingkungan manakah yang dapat secara mudah dihubungkan pada perusahaan dengan menggunakan transmisi elektronik.
    Jawab :

    Komunitas merupakan salah satu elemen lingkungan yang berpengaruh pada perkembangan satu perusahaan, adanya sebuah komunitas merupakan wadah untuk menghimpun berbagai elemen masyarakat dengan kesukaan, keahlian dan kecintaan yang sama terhadap produk-produk dari sebuah perusahaan, adanya komunitas memudahkan untuk menjual produknya dengan tepat saran karena komunitas menjadi sarana langsung sebagai target market dari satu perusahaan umumya setiap anggotanya hal ini lah yang penting bagi perusahaan untuk mempromosikan produknya tepat sasaran biasanya melalui event kontes, seminar produk dan program-program ke indonesia yang melibatkan anggota-anggota suatu komunitas.

    Senin, 22 Juni 2015

    Kepemimpinan

    1. Pengertian Kepemimpinan
    Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
    Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan intensitas. Dan memang, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon, Washington, Lincoln, Churcill, Sukarno, Jenderal Sudirman, dan sebagainya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.


    2. Tipe-tipe Kepemimpinan

    1. Tipe Pemimpin Otokratis
    Tipe pemimpin ini menganggap bahwa pemimpin adalah merupakan suatu hak.
    Ciri-ciri pemimpin tipe ini adalah sebagai berikut :
    ·                     Menganggap bahwa organisasi adalah milik pribadi
    ·                     Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi.
    ·                     Menganggap bahwa bawahan adalah sebagai alat semata-mata
    ·                     Tidak mau menerima kritik, saran dan pendapat dari orang lain karena dia menganggap dialah
                 yang paling benar.Selalu bergantung pada kekuasaan formal
    ·                     Dalam menggerakkan bawahan sering mempergunakan pendekatan (Approach) yang
                 mengandung unsur paksaan dan ancaman.

    Dari sifat-sifat yang dimiliki oleh tipe mimpinan otokratis tersebut di atas dapat diketahui bahwa tipe ini tidak menghargai hak-hak dari manusia, karena tipe ini tidak dapat dipakai dalam organisasi modern.

    2. Tipe Kepemimpinan Militeristis
    Perlu diparhatikan terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dengan seorang pemimpin tipe militeristis tidak sama dengan pemimpin-pemimpin dalam organisasi militer. Artinya tidak semua pemimpin dalam militer adalah bertipe militeristis.
    Seorang pemimpin yang bertipe militeristis mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :
    ·                     Dalam menggerakkan bawahan untuk yang telah ditetapkan, perintah mencapai tujuan  
                digunakan sebagai alat utama.
    ·                     Dalam menggerakkan bawahan sangat suka menggunakan pangkat dan jabatannya.Sonang
                kepada formalitas yang berlebihan
    ·                     Menuntut disiplin yang tinggi dan kepatuhan mutlak dari bawahan
    ·                     Tidak mau menerima kritik dari bawahanMenggemari upacara-upacara untuk berbagai keadaan.

    Dari sifat-sifat yang dimiliki oleh tipe pemimpin militeristis jelaslah bahwa ripe pemimpin seperti ini bukan merupakan pemimpin yang ideal.

    3. Tipe Pemimpin Paternalistis
    Tipe kepemimpinan fathornalistis, mempunyai ciri tertentu yaitu bersifat fathernal atau kepakan.ke Pemimpin seperti ini menggunakan pengaruh yang sifat kebapaan dalam menggerakkan bawahan mencapai tujuan. Kadang-kadang pendekatan yang dilakukan sifat terlalu sentimentil.
    Sifat-sifat umum dari tipe pemimpin paternalistis dapat dikemukakan sebagai berikut:
    ·                     Menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa.
    ·                     Bersikap terlalu melindungi bawahanJarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk
                mengambil keputusan. Karena itu jarang dan pelimpahan wewenang.
    ·                     Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya tuk mengembangkan inisyatif daya kreasi.
    ·                     Sering menganggap dirinya maha tau.

    Harus diakui bahwa dalam keadaan tertentu pemimpin seperti ini sangat diporlukan. Akan tetapi ditinjau dari segi sifar-sifar negatifnya pemimpin faternalistis kurang menunjukkan elemen kontinuitas terhadap organisasi yang dipimpinnya.

    4. Tipe Kepemimpinan Karismatis
    Sampai saat ini para ahli manajemen belum berhasil menamukan sebab-sebab mengapa seorang pemimin memiliki karisma. Yang diketahui ialah tipe pemimpin seperti ini mampunyai daya tarik yang amat besar, dan karenanya mempunyai pengikut yang sangat besar. Kebanyakan para pengikut menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin seperti ini, pengetahuan tentang faktor penyebab Karena kurangnya seorang pemimpin yang karismatis, maka sering hanya dikatakan bahwa pemimpin yang demikian diberkahi dengan kekuatan gaib (supernatural powers), perlu dikemukakan bahwa kekayaan, umur, kesehatan profil pendidikan dan sebagainya. Tidak dapat digunakan sebagai kriteria tipe pemimpin karismatis.

    5. Tipe Kepemimpinan Demokratis
    Dari semua tipe kepemimpinan yang ada, tipe kepemimpinan demokratis dianggap adalah tipe kepemimpinan yang terbaik. Hal ini disebabkan karena tipe kepemimpinan ini selalu mendahulukan kepentingan kelompok dibandingkan dengan kepentingan individu.
    Beberapa ciri dari tipe kepemimpinan demokratis adalah sebagai berikut:
    ·                     Dalam proses menggerakkan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu  
                adalah mahluk yang termulia di dunia.
    ·                     Selalu berusaha menselaraskan kepentingan dan tujuan pribadi dengan kepentingan organisasi.
    ·                     Senang menerima saran, pendapat dan bahkan dari kritik bawahannya.
    ·                     Mentolerir bawahan yang membuat kesalahan dan berikan pendidikan kepada bawahan agar
                jangan berbuat kesalahan dengan tidak mengurangi daya kreativitas, inisyatif dan prakarsa dari  
                bawahan.
    ·                     Lebih menitik beratkan kerjasama dalam mencapai tujuan.
    ·                     Selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya.
    ·                     Berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin.


    3. Teori Kepemimpinan

    1. Teori Genetie
    Inti dari teori ini tersimpul dalam mengadakan "leaders are born and not made". bahwa penganut teori ini mengatakan bahwa seorang pemimpin akan karena ia telah dilahirkan dengan bakat pemimpin.Dalam keadaan bagaimana pun seorang ditempatkan pada suatu waktu ia akn menjadi pemimpin karena ia dilahirkan untuk itu. Artinya takdir telah menetapkan ia menjadi pemimpin.

    2. Teori Sosial
    Jika teori genetis mengatakan bahwa "leaders are born and not made", make penganut-penganut sosial mengatakan sebaliknya yaitu :

    "Leaders are made and not born".
    Penganut-penganut teori ini berpendapat bahwa setiap orang akan dapat menjadi pemimpin apabila diberi pendidikan dan kesempatan untuk itu.

    3. Teori Ekologis
    Teori ini merupakan penyempurnaan dari kedua teori genetis dan teori sosial. Penganut-ponganut teori ini berpendapat bahwa seseorang hanya dapat menjadi pemimpin yang baik apabila pada waktu lahirnya telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan, bakat mana kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pangalaman-pengalaman yang memungkinkannya untuk mengembangkan lebih lanjut bakat-bakat yang memang telah dimilikinya itu.


    Teori ini menggabungkan segi-segi positif dari kedua teori genetis dan teori sosial dan dapat dikatakan teori yang paling baik dari teori-teori kepemimpinan.Namun demikian penyelidikan yang jauh yang lebih mendalam masih diperlukan untuk dapat mengatakan secara pasti apa faktor-faktor yang menyebabkan seseorang timbul sebagai pemimpin yang baik.

    sumber :http://jamilalarasati12.blogspot.com/2015/06/kepemimpinan.html

    Minggu, 14 Juni 2015

    komunikasi dalam organisasi


    Di bawah ini ada beberapa klasifikasi komunikasi dalam organisasi yang di tinjau dari beberapa segi :
    1. Dari segi sifatnya :
    a. Komunikasi Lisan
    Komunikasi yang berlangsung lisan / berbicara
    b. Komunukasi Tertulis
    Komunikasi melalui tulisan
    c. Komunikasi Verbal
    Komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan
    d. Komunikasi Non Verbal
    Komunikasi yang tidak dibicarakan(tersirat)
    2. Dari segi arahnya :
    1. Komunikasi Ke atas
    Komunikasi dari bawahan ke atasan
    2. Komunikasi Ke bawah
    Komunikasi dari atasan ke bawahan
    3. Komunikasi Horizontal
    Komunikasi ke sesama manusia / setingkat
    4. Komunikasi Satu Arah
    Pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik)
    5. Komunikasi Dua Arah
    Berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi
    3. Menurut Lawannya :
    1. Komunikasi Satu Lawan Satu
    Berbicara dengan lawan bicara yang sama banyaknya
    2. Komunikasi Satu Lawan Banyak (kelompok)
    Berbicara antara satu orang dengan suatu kelompok
    3. Kelompok Lawan Kelompok
    Berbicara antara suatu kelompok dengan kelompok lain
    4. Menurut Keresmiannya :
    1. Komunikasi Formal
    Komunikasi yang berlangsung resmi
    2. Komunikasi Informal
    Komunikasi yang tidak resmi

    Perkembangan pandangan baru tentang organisasi

    1.  Arti Pengembangan Organisasi
                Arti pengembangan organisasi yang lebih dikenal dengan organization development (OD).          Pengertian pokok OD adalah perubahan yang terencana (planned change). Perubahan dalam bentuk    pembaruan organisasi dan modernisasi, terus menerus terjadi dan mempunyai pengaruh yang sangat    dominan dalam masyarakat kini. Organisasi beserta warganya, yang membentuk masyakat modern ,   mau tidak mau harus beradaptasi terhadap arus perubahan ini. Perubahan perubahan yang terjadi      pada dasarnya dapat dikelompokkan dalam empat katagori , yaitu perkembangan teknologi,    perkembangan produk, ledakan ilmu pengetahuan dan jasa yang mengakibatkan makin singkatnya  daur hidup produk,serta perubahan sosial yang mempengaruhi perilaku, gaya hidup, nila nila dan    harapan tiap orang. 
               Untuk dapat bertahan , organisasi harus mampu mengarahkan warganya agar dapat beradaptasi  dengan baik dan bahkan agar mampu memanfaatkan dampak positif dari berbagai pembaruan    tersebut dengan pengembangan diri dan pengembangan organisasi. Proses mengarahkan warga    organisasi dalam mengembangkan diri menghadapi perubahan inilah yang dikenal luas sebagai    proses organization development (OD).

    2. Sejarah Perkembangan Organisasi
                 Sejarah Pengembangan Organisasi sangat erat hubungannya dengan teori organisasi. Teori        Organisasi meliputi teori organisasi klasik, teori organisasi neoklasik, dan teori organisasi modern.

    A. Teori Organisasi Klasik 
           Dalam teori ini, organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai organisasi yang sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku dan tidak mengandung kreatifitas. Dalam teori ini organisasi didefinisikan sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain bila orang-orang bekerja sama.
    Teori Klasik berkembang dalam 3 aliran yaitu: teori birokrasi, teori administrasi, dan manajemen ilmiah.

    I. Teori Birokrasi
    Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic dan Spirit of Capitalism”.
    Karakteristik-karakteristik birokrasi menurut Max Weber:
    1. Pembagian Kerja yang jelas.
    2. Hirarki wewenang yang dirumuskan secara baik
    3. Program rasional dalam mencapai tujuan organisasi
    4. Sistem prosedur bagi penanganan situasi kerja
    5. Sistem aturan yang mencakup Hak dan Kewajiban posisi para pemegang jabatan
    6. Hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal.

    II. Teori Administrasi
    Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
    Henri Fayol mengemukakan dan mambahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori ini yaitu:
    1. Pembagian Kerja / Division of Work
    2. Wewenang dan Tanggung jawab
    3. Disiplin
    4. Kesatuan perintah
    5. Kesatuan pengarahan
    6. Mendahulukan kepentingan umum dari pada pribadi
    7. Balas jasa
    8. Sentralisasi
    9. Rantai scalar
    10. Aturan
    11. Keadilan
    12. Kelanggengan personalia
    13. Inisiatif
    14. Semangat korps

    III. Manajemen Ilmiah
                  Manajemen Ilmiah dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor tahun 1900. Ada beberapa pendapat tentang manajemen ilmiah, salah satunya adalah mengatakan manajemen ilmiah merupakan penerapan metode ilmiah pada studi, analisa, dan pemecahan masalah-masalah organisasi.
    Taylor mengemukakan empat kaidah dasar manajemen yang harus dilaksanakan dalam organisasi perusahaan, yaitu:
    o   Menggantikan metoda-metoda kerja dalam praktek dengan berbagai metoda yang dikembangkan   
         atas dasar ilmu pengetahuan tentang kerja yang ilmiah dan benar.
    o   Mengadakan seleksi, latihan-latihan dan pengembangan para karyawan secara ilmiah.
    o   Pengembangan ilmu kerja serta seleksi, latihan dan pengembangan secara ilmiah harus     
         diintegrasikan.
    o   Untuk mecapai manfaat manajemen ilmiah, perlu dikembangkan semangat dan mental para     
         karyawan.

    B. Teori Organisasi Neoklasik
              Teori Neoklasik secara sederhana dikenal sebagai aliran hubungan manusiawi(The Human Relation Movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya. Perkembangan teori neoklasik dimulai dengan inspirasi percobaan-percobaan yang dilakukan di Howthorne dan dari tulisan Huga Munsterberg.
    Percobaan-percobaan ini dilakukan dari tahun 1924 sampai 1932 yang menandai permulaan perkembangan teori hubungan manusiawi dan merupakan kristalisasi teori neoklasik. Pada akhirnya percobaan Howthorne menunjukkan bagaimana kegiatan kelompok-kelompok kerja kohesif sangat berpengaruh pada operasi organisasi. Dalam hal pembagian kerja, teori neoklasik mengemukakan perlunya hal-hal sebagai berikut:
    1. Partisipai
    2. Perluasan kerja
    3. Manajemen bottom-up

    C. Teori Organisasi Modern
               Teori modern biasanya disebut juga sebagai analisa sistem pada organisasi. Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan sistem terbuka.
    Teori modern dikembangkan tahun 1950, dalam banyak hal yang mendalam teori modern dengan klasik berbeda, perbedaan tersebut diantaranya:
    Teori Klasik : memusatkan pandangannya pada analisa dan deskripsi organisasi, membicarakan konsep koordinasi, scalar dan vertikal.
    Teori Modern : menekankan pada perpaduan dan perancangan menjadikan pemenuhan suatu kebutuhan yang menyeluruh, lebih dinamis dan lebih banyak variabel yang dipertimbangkan. Teori Modern menunjukkan tiga kegiatan proses hubungan universal yang selalu muncul pada sistem manusia dalam perilakunya berorganisasi, yaitu:

    1.  Komunikasi.
    2.  Konsep keseimbangan.
    3.  Proses pengambilan keputusan.
    Tujuan Perkembangan Organisasi ;
    1. Menciptakan keharmonisan hubungan kejra antara pimpinan dengan staf anggota organisasi.
    2. Menciptakan kemampuan memecahkan persoalan organisasi secara lebih terbuka
    3. Menciptakan keterbukaan dalam berkomunikasi.
    4. Merupakan semangat kerja para anggota organisasi dan kemampuan mengendalikan diri.

    3. Karakterisktik Pengembangan Organisasi
              Karakteristik organisasi adalah perilaku dan tingkah laku suatu badan/institusi terhadap kondisi yang ada diluar institusi itu maupun didalam institusi itu sendiri, artinya dalam dunia bisnisnya selalu fokus kepada pelanggannya yang bukan hanya dari luar perusahaan itu tapi juga orang-orang di dalam perusahaan yang merupakan aset perusahaan itu sendiri. (Maksudnya Masih jarang sebuah institusi itu menganggap karyawannya berpotensi untuk jadi aset dan akhirnya kurang mendapat perhatian dari perusahan itu sendiri), jadi semua mengarah kepada mutu yg ditentukan oleh 2 hal seperti yg tertulis sebelumnya. 
    Karakteristik Organisasi yang efektif adalah : 
    1. Concern terhadap SDM dan memperlakukan SDM sebagai Aset yang berharga 
    2. Program Training dan Pengembangan terbuka seluas-luasnya 
    3. Program kompensasi terlaksana dengan baik 
    4. Tingkat perputaran SDM rendah 
    5. Top manajemen mempunyai komitmen dan mendukung terhadap perkembangan SDM 
    6. Semua Team turut berpartisipasi dalam membuat kebijakan organisasi 
    4. Organisasi Masa Depan
               Dalam abad duapuluh satu ini setiap organisasi akan dan harus menghadapi persaingan yang semakin kompleks dan menantang, baik persaingan aktual maupun potensial, yang aktual harus dihadapi dan yang potensial perlu diantisipasi. Dalam menghadapi semua itu terdapat dua pendekatan yang mungkin diambil oleh suatu organisasi yaitu : 
    1. Pendekatan yang berbasis sumberdaya tangible. 
    2. Pendekatan yang berbasis Sumberdaya manusia (intangible).

                Organisasi yang menganggap bahwa persaingan hanya bersifat fisik pendekatan pertama yang akan diambil, membina universitas hanya berputar-putar dalam masalah yang nyata, karena memang inilah yang paling bisa dilihat dan ditunjukan, namun bagi yang melihat persaingan ke depan lebih mengarah pada persaingan pengetahuan, tanpa mengabaikan hal fisik, maka pengembangan SDM akan menjadi prioritas, dan ini perlu komitmen yang kuat karena time-response dari cara ini lama dan susah dilihat apalagi ditunjukan, namun pendekatan ini sebenarnya akan sangat dirasakan dalam menyehatkan dan mengembangkan suatu Organisasi menjadi organisasi pembelajar (learning organization)

    Daftar Pustaka :