Sabtu, 31 Desember 2016

Tugas 3.2 Hambatan Pasif Dan Contohnya

Tugas 3.2 Jelaskan Hambatan Pasif Dan Contohnya

Hambatan pasif adalah hambatan yang disebabkan secara tidak sengaja. Contoh ancaman pasif adalah sistim bermasalah, seperti karena bencana alam. Sistem bermasalah juga karena kegagalan-kegagalan peralatan dan komponen. Berbeda dengan hambatan aktif yang secara sengaja menghambat sistem, hambatan pasif biasanya diakibatkan oleh ketidaksengajaan atau tidak direncanakannya hambatan tersebut. hambatan pasif mencakup kesalahan-kesalahan system, termasuk gangguan alam, seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, dan badai. Kesalahan system mewakili kegagalan peralatan komponen seperti kelemahan disk, kekurangan tenaga, dan sebagainya. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada hambatan pasif yaitu pada perangkat keras dapat dilakukan dengan cara full backup data.
•     Kegagalan Sistem
Kegagalan sistem ini terdiri dari antara lain:
1.   Gangguan listrik
2.   Kegagalan peralatan
3.   Kegagalan fungsi perangkat lunak
•    Kesalahan Manusia
Hambatan pasif yang disebabkan oleh kegagalan manusia yaitu antara lain :
1.   Kesalahan pemasukan data
2.   Kesalahan penghapusan data
3.   Kesalahan operator (kesalahan memberikan label pada pita magnetik)
•    Bencana Alam
Hambatan pasif yang terjadi karena bencana alam memang tidaklah bisa dihindari dan diduga karena bisa saja terjadi sewaktu-waktu tanpa kita sadari. Contohnya yaitu :
1.   Gempa Bumi
2.   Banjir
3.   Kebakaran
4.   Perang dsb
Sumber :
https://yunizainisyah.wordpress.com/tugas/sistem-informasi-akuntansi/2-1-hambatan-pasif-dan-contohnya/


Tugas 3.1 Hambatan Aktif dan Contohnya

Tugas 3.1 Jelaskan Hambatan Aktif Dan Contohnya

Hambatan (ancaman) adalah eksploitasi potensial dari kerentanan. Terdapat dua kategori hambatan : aktif dan pasif. Hambatan aktif mencakup penggelapan terhadap Komputer dan sabotase terhadap Komputer.
Contoh dari hambatan aktif yaitu adalah :
·         Data Tampering atau Data Diddling  
Data Tampering adalah merubah data sebelum, atau selama proses dan sesudah proses dari sistem informasi. Data diubah sebelum diproses yaitu pada waktu data ditangkap di dokumen dasar atau pada saat diverifikasi sebelum dimasukkan ke sistem informasi.  Data diubah pada saat proses sistem informasi biasanya dilakukan pada saat dimasukkan ke dalam sistem informasi. Data diubah setelah proses sistem informasi yaitu dengan mengganti nilai keluarannya. Data diubah dapat diganti, dihapus atau ditambah. Kegiatan data tampering ini biasanya banyak dilakukan oleh orang dalam perusahaan itu sendiri.
·         Penyelewengan Program (Programming Fraud)
Dengan cara ini, program komputer dimodifikasi untuk maksud kejahatan tertentu. Teknik-teknik yang termasuk dalam kategori ini adalah virus, worm. trojan horse, round down technique, salami slicing, trapdoor, super zapping, logic bomb atau time bomb.
·         Penetrasi ke Sistem Informasi
- Piggybacking
Piggybacking adalah menyadap jalur telekomunikasi dan ikut masuk ke dalam sistem komputer bersama-sama dengan pemakai sistem komputer yang resmi.
- Masquerading atau Impersonation
Masquerading atau Impersonation yaitu penetrasi ke sistem komputer dengan memakai identitas dan password dari orang lain yang sah. Identitas dan password ini biasanya diperoleh dari orang dalam.
- Scavenging
Scavenging yaitu penetrasi ke sistem komputer dengan memperoleh identitas dan password dari mencari di dokumen-dokumen perusahaan. Data identitas dan password diperoleh dari beberapa cara mulai dari mencari dokumen di tempat sampah sampai dengan mencarinya di memori-memori komputer.
- Eavesdropping
Eavesdropping adalah penyadapan informasi di jalur transmisi privat.
·         Pemanipulasian Masukkan
Dalam banyak kecurangan terhadap komputer, pemanipulasian masukkan merupakan metode yang paling banyak digunakan, mengingat hal ini dapat dilakukan tanpa memerlukan ketrampilan teknis yang tinggi.
·      Penggantian Program
Pemanipulasian melalui program dapat dilakukan oleh para spesialis teknologi informasi.
·      Penggantian Berkas Secara Langsung
Pengubahan berkas secara langsung umum dilakukan oleh orang yang punya akses secara langsung terhadap basis data.
·      Pencurian Data
Pencurian data seringkali dilakukan oleh “orang dalam” untuk dijual. Salah satu kasus yang terjadi pada Encyclopedia Britanica Company. Perusahaan ini menuduh seorang pegawainya menjual daftar nasabah ke sebuah pengiklan direct mail seharga $3 juta.
·      Sabotase
Sabotase dapat dilakukan dengan berbagai cara oleh Hacker atau Cracker.
Hacker       : para ahli komputer  yang  memiliki  kekhususan  dalam menjebol keamanan sistem  komputer  dengan  tujuan publisitas.
Cracker    : penjebol sistem komputer yang bertujuan untuk melakukan pencurian atau merusak sistem.
Sumber :
 http://jamilalarasati12.blogspot.co.id/

Selasa, 08 November 2016

2.4 Gambar dan simbol tambahan

2.4 Gambarkan simbol-simbol tambahan dan artinya!

Simbol-simbol tambahan dan artinya:
1.      Simbol arus / flow, yaitu menyatakan jalannya arus suatu proses.
   

2.      Simbol communication link, yaitu menyatakan transmisi data dari satu lokasi ke lokasi lain.
3.      Simbol offline connector, menyatakan sambungan dari proses ke proses lainnya dalam halaman yang berbeda.
4.   Simbol connector, berfungsi menyatakan sambungan dari proses ke proses lainnya dalam halaman yang sama.


2.5 Pengertian data Flow

2.5 Jelaskan pengertian data flow diagram dan berikan contoh gambar dfd!


Pengertian DFD   
Diagram Alir Data (DAD) atau Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan  DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.

Latar belakang DAD
Suatu yang lazim bahwa ketika menggambarkan sebuah sistem kontekstual data flow diagram yang akan pertama kali muncul adalah interaksi antara sistem dan entitas luar. DFD didisain untuk menunjukkan sebuah sistem yang terbagi-bagi menjadi suatu bagian sub-sistem yang lebih kecil adan untuk menggarisbawahi arus data antara kedua hal yang tersebut diatas. Diagram ini lalu “dikembangkan” untuk melihat lebih rinci sehingga dapat terlihat model-model yang terdapat di dalamnya.

Tujuan DFD
Tujuan DFD adalah :
1. Memberikan indikasi mengenai bagaimana data ditransformasi pada saat data bergerak melalui sistem
2. Menggambarkan fungsi-fungsi(dan sub fungsi) yang mentransformasi aliran data

Manfaat DFD
Manfaat DFD adalah :

Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan,khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem.Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.
Simbol-simbol DFD:



Di dalam DFD terdapat 3 level, yaitu :
1. Diagram Konteks : menggambarkan satu lingkaran besar yang dapat mewakili seluruh proses yang terdapat di dalam suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi dalam DFD dan biasanya diberi nomor 0 (nol). Semua entitas eksternal yang ditunjukkan pada diagram konteks berikut aliran-aliran data utama menuju dan dari sistem. Diagram ini sama sekali tidak memuat penyimpanan data dan tampak sederhana untuk diciptakan.
2. Diagram Nol (diagram level-1) : merupakan satu lingkaran besar  yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. Merupakan pemecahan dari diagram Konteks ke diagram Nol. di dalam diagram ini memuat penyimpanan data.
        3. Diagram Rinci : merupakan diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram Nol.

CONTOH DFD :
Image

 
  Alur dari DFD diatas adalah :

    dari customer (pembeli) membeli barang secara pre order (PO) dan si pembeli tersebut sebelumnya sudah melakukan registrasi membuat akun(member) untuk toko online tersebut, kemudian masuk kedalam proses sebagai user, setelah di proses si pembeli tersebut akan mendapatkan email sebagai verifikasi bahwa barang yang dia pesan sedang dalam proses. didalam proses tersebut pihak toko online tidak hanya memberikan verifikasi terhadap si pembeli saja, namun dia juga memberikan laporan pada manager bahwa sudah terjadi transaksi antara toko online tersebut dengan si pembeli lengakap dengan tanggal pemesanan, alamat pemesan, barang yang dibeli, jumlah barang yang dibeli, jumlah uang yang harus dibayar dan lain-lain.

Sumber:


2.3 Gambar Simbol Pemrosesan

2.3 Gambarkan simbol-simbol pemrosesan dan artinya

Simbol-Simbol Pemrosesan Dan Artinya
        Simbol-simbol pemrosesan merupakan simbol yang tidak kalah pentingnya dari simbol ouput, dimana simbol pemrosesan ini merupakan simbol terpenting kedua setelah output. Simbol pemrosesan ini berfungsi untuk memproses keseluruhan dari setiap tugas yang dibuat dalam suatu program dan diagram alur ini. .

Ini adalah simbol-simbol pemrosesan yang ada diflowchart:


Demikian  sedikit penjelasan tentang simbol pemrosesan dan artinya.

Referensi:

http://sugiandriansyah.blogspot.co.id/2013/11/23simbol-simbol-pemrosesan-dan-artinya.html
https://yogaaditri.wordpress.com/2015/11/02/2-3-gambarkan-simbol-simbol-pemrosesan-dan-artinya/

2.2 Simbol-Simbol dan artinya



2.2 Gambarka simbo-simbol masukan dan artinya!


Simbol yang menyatakan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input atau output. Symbol input-output (Symbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya)

 Symbol magnetic-tape unit (Symbol yang menyatakan input berasal pita magnetic atau output disimpan ke pita magnetic)

 2.2c Symbol punched card (Symbol yang menyatakan input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu)

2.2d Symbol disk and on-line storage (Symbol untuk menyatakan input berasal dari disk atau output disimpan ke disk)

 2.2e  Symbol display (Symbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer, dan sebagainya)

2.1 Simbol-simbol Flowchart

2.1. Jelaskan Simbol-simbol dasar Flowchart

Pengenalan Flowchart

Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses digambarkan dengan garis penghubung.
Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah. Setelah flowchart selesai disusun, selanjutnya pemrogram (programmer) menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa pemrograman.

PENGERTIAN DASAR FLOWCHART adalah Bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Flowchart merupakan cara penyajian dari suatu algoritma

Tujuan Membuat Flowchat :
• Menggambarkan suatu tahapan penyelesaian masalah
• Secara sederhana, terurai, rapi dan jelas
• Menggunakan simbol-simbol standar

Dalam penulisan Flowchart dikenal dua model, yaitu Sistem Flowchart dan Program Flowchart
System Flowchart :

Yaitu : bagan yang memperlihatkan urutan prosedure dan proses dari beberapa file di dalam media tertentu.
• Melalui flowchart ini terlihat jenis media penyimpanan yang dipakai dalam pengolahan data.
• Selain itu juga menggambarkan file yang dipakai sebagai input danoutput.
• Tidak digunakan untuk menggambarkan urutan langkah untuk memecahkan masalah
• Hanya untuk menggambarkan prosedur dalam sistem yang dibentuk

Program Flowchart
Yaitu: Bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan proses dalam suatu program.
Dua jenis metode penggambaran program flowchart :
1) Conceptual flowchart, menggambarkan alur pemecahan masalah secara global
2) Detail flowchart, menggambarkan alur pemecahan masalah secara rinci

Simbol-simbol Flowchart
Simbol-simbol yang di pakai dalam flowchart dibagi menjadi 3 kelompok :
1) Flow direction symbols
-Digunakan untuk menghubungkan simbol satu dengan yang lain
-Disebut juga connecting line
2) Processing symbols
– Menunjukan jenis operasi pengolahan dalam suatu proses / prosedur
3) Input / Output symbols
– Menunjukkan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input atau output.
Simbol-simbol ini dipakai sebagai alat bantu menggambarkan proses di dalam program. Simbol-simbol yang dipakai antara lain :



Sumber :
http://www.academia.edu/4580660/2_definisi_dan_simbol_Flowchart
http://andriantoiyan.blogspot.com/2012/10/gambarkan-dan-jelaskan-simbol-simbol_10.html
https://eviasiyah.wordpress.com/2013/10/28/simbol-simbol-dasar-flowchart/
https://yogaaditri.wordpress.com/2015/11/
http://kerisantun.blogspot.co.id/