Selasa, 05 Januari 2016

Tugas Jurnal Softskill

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA SIMRS (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT)

SUCI ARMABELLA/3A114470
D3 MANAJEMEN INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
JL. MARGONDA RAYA

ABSTRAKSI
Dalam sebuah instansi kita mengenal sebuah sistem informasi baik untuk keperluan bisnis, pendidikan ataupun  rumah sakit . Kenapa kita memerlukan sebuah sistem informasi ? karena agar kita bisa mengetahui maksud dan tujuan dari sebuah data yg diolah untuk menjadi informasi tersebut.
Apa itu itu teknologi informasi ? teknologi informasi adalah suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, bahkan dari tahun ke tahun selalu mengalami perkembangan  yang bisa dibilang sangat signifikan. Teknologi informasi dalam kehidupan manusia, tidak hanya pada bidang pekerjaan tetapi juga menyediakan banyak manfaat pada keperluan pribadi, pemerintahan, kesehatan, dan lain-lain.
Kenapa kesehatan memerlukan sistem informasi agar  proses  pelayanan rumah sakit yang berbentuk jaringan koordinasi, pelaporan & prosedur administrasi untuk memperoleh informasi lebih tepat dan akurat.
Jadi perkembangan Teknologi sangat berpengaruh bagi rumah sakit karena mempermudah setiap,pendaftaran, pelayanan,dan lain-lainnya lebih cepat dan tepat dilaksanakan.
Keyword : Teknologi, sistem informasi, kesehatan dan rumah sakit.






PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Dahulu, pelayanan di rumah sakit masih manual semua dan belum tertata karena belum adanya wadah atau perangkat yang bisa menyatukan  berbagai informasi yang berkaitan  dengan pelayanan rumah sakit. Kinerja dari setiap petugas juga terlihat sangat lambat memakan banyak waktu , salah satunya adalah mencari berkas  pasien-pasien. Jika disebutkan, pengaruh yang dibawa oleh perkembangan teknologi informasi (komputer) pada sistem informasi rumah sakit antara lain :
1.      Kemudahan dalam pencarian data pasien maupun data dan informasi lain mengenai pelayanan rumah sakit
2.      Informasi yang diperoleh lebih akurat karena berada dalam satu sistem
3.      Mempercepat kinerja petugas dalam pelayanan
4.      Rumah sakit bisa mengelola dana internal dengan baik dengan memanfaatkan teknologi informasi
5.      Lebih hemat tenaga dan dana
6.      Memberikan kemudahan dalam pelaporan internal maupun eksternal rumah sakit
7.      Bisa menganalisis kemajuan atau kemunduran kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit dengan cara melihat data kunjungan pasien
Itu adalah beberapa manfaat yang diperoleh apabila sistem informasi rumah sakit menggunakan SIMRS yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Sebenarnya masih banyak manfaat yang diberikan oleh teknologi informasi (komputer) pada keberadaan sistem informasi di suatu fasilitas pelayanan kesehatan.
 1.2. Tujuan Penulisan
·         Mempermudah pencarian data pasien maupun data dan  informasi lainnya
·         Agar kemajuan teknologi bisa diterapkan dalam sebuah rumah sakit
1.3. Rumusan Masalah
Dari pembahasan diatas kita bisa mengetahui bagaimana sebuah teknologi diterapkan dalam sebuah rumah sakit. Contohnya dahulu semua yang ada dirumah sakit menggunakan cara manual dan sekarang dengan adanya teknologi semuanya menjadi lebih mudah cepat dan tepat di gunakan dalam rumah sakit.



METODE PENELITIAN
Ketika anda memasuki pintu masuk utama sebuah Rumah Sakit , terlintas dibenak anda betapa rumitnya kegiatan yang ada didalamnya. Terutama untuk melayani dan memuaskan konsumennya yang jumlahnya ratusan bahkan ada yang ribuan setiap harinya.. Situasi tersebut dihadapkan dengan adanya perkembangan teknologi di bidang informasi yang telah memberikan pengaruh dalam segala aspek kehidupan. Perilaku masyarakat pengguna RS inipun mengalami perubahan yang luar biasa. Demikian juga di dalam pengelolaan rumah sakit, masyarakat pengguna jasa rumah sakit mulai menuntut layanan yang lebih baik dan lebih cepat. Guna menjawab tantangan tersebut   sudah sepantasnya para  direktur rumah sakit, melakukan salah satu gebrakan dengan menerapkan Sistim Informasi Manajemen Rumah Sakit atau SIM-RS (Hospital Management System).
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah sebuah program aplikasi yang dirancang untuk meningkatkan kinerja para, Dokter dan asisten dokter, Bidan dan Perawat,  Staff Administrasi dan Personalia ,Apoteker,Logistik serta TOP Manajerial sehingga akan mendapatkan berbagai kemudahan selama mereka menjalankan operasional kerja sehari-hari. Melalui program aplikasi ini, seluruh pihak rumah sakit akan dapat dengan mudah, cepat, akurat dalam mengetahui dan menyajikan data-data pasien, melakukan pengolahan data secara terintegrasi dari setiap unit, berkomunikasi dengan sub bagian lainnya up to date dengan berbagai kegiatan maupun perkembangan di rumah sakit dimana mereka berada dan kapanpun mereka memerlukannya dengan cukup didepan sebuah komputer yang telah terhubung melalui sistem jaringan local area network (LAN), Wireless Area network(WAN) dan lain lain-lain. Cepatnya proses pengolahan dan tingginya akurasi dalam perhitungan data-data karena semua proses dan perhitungan dilakukan secara terintegrasi dan otomatis akan meningkatkan kualitas para tenaga medis di rumah sakit karena kemampuan mereka di dalam menyiapkan dan memberikan layanan kesehatan akan benar-benar diuji. Tingginya kualitas layanan para karyawan rumah sakit karena mereka akan dituntut untuk bisa memberikan layanan dan informasi yang sifatnya real time dan akhirnya  dapat meningkatkan citra rumah sakit sebagai the leading hospital di dalam memberikan Quality Health Services. Lantas apa yang dimaksud dengan Billing System itu? Billing System dari 2 (dua) kata bahasa Inggris yaitu bill yang bermakna bon, rekening atau tagihan  dan system yang bermakna sistim, jaringan atau susunan merupakan salah satu aplikasi sistem pembayaran rumah sakit untuk pelayanan pasien pada Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat, Instalasi Rawat Inap serta Instalasi Sarana penunjang (Laboratorium, Radiologi dll),  jadi boleh dikata billing system adalah bagian aplikasi dari SIM-RS.  Sebagaimana diketahui saat ini banyak rumah sakit pemerintah telah menjelma berstatus BLU dan BLUD.  Dengan BLU dan BLUD rumah sakit dapat mengelola keuangan secara mandiri, sehingga proses berlangsung lebih cepat. Hal ini membuat pembiayaan operasional lebih cepat dilaksanakan. rumah sakit dapat lebih mengedepankan transparansi pengelolaan keuangan pembayaran atas jasa pelayanan yang berdasar  remunerasi (pembagian jasa berdasarkan kinerja) diberikan kepada dokter, perawat, atau jasa petugas kesehatan lainnya dapat dilakukan lebih cepat dan transparan. Dengan kondisi ini operasional akan lebih cepat dan mutu pelayanan dapat ditingkatkan. Untuk itu sarana prasarana dan sistem yang mendukung mutlak diperlukan  diantaranya dengan keterbukaan dan tranparansi manajemen yang bagus serta on-line dan itu berarti SIM-RS merupakan sesuatu yang mutlak (wajib) ada karena inti dari SIM-RS adalah pengelolaan keuangan menuju ke Transparansi dan Akuntabel. Billing System merupakan awal dari SIM RS  selain untuk memback-up proses BLU dan BLUD juga dapat digunakan untuk mengerjakan remunerasi menuju tujuan BLU dan BLUD diantaranya dalam peningkatan mutu pelayanan, pelayanan menjadi transparan karena semua data terekam, dan pengelolaan keuangan menjadi transparan dan akuntabel yang dapat diketahui langsung oleh pasien. Dengan sistem remunerasi berarti mengakui  pekerjaannya sesuai dengan keringatnya, diharapkan pada akhirnya kinerja dan mutu pelayanan akan meningkat. Bagaimana kondisi SIM-RS di Anda?. Jika kita andaikan output atau data yang dihasilkan SIM-RS adalah sebuah hidangan suatu masakan maka kondisi riil saat ini bisa dikatakan bahwa masyarakat RS secara umum belum semua menikmati secara penuh bahkan banyak rumah sakit dan bagian-bagian tertentu di rumah sakit maupun pemeagang saham yang hanya mencium baunya saja sudah malas apalagi mencicipi dan menikmatinya padahal jika mau mencicipi niscaya akan ketagihan dan lengket. Sebagai contoh penikmat sejati beberapa rumah sakit menuntut setiap pemeriksaan yang akan dilakukan harus di entry dahulu sehingga kebocoran pendapatan dapat diminimalisasi sampai 99.9% bahkan 100%,. Berbagai pertanyaan yang sering dikemukanan baik oleh tenaga medis maupun paramedis seputar mengenai jasa saat inipun sudah dapat dijawab  oleh SIM-RS baik secara total mapun by name (per nama). Pendapatan bulanan, harian, perjam pun sudah bisa disajikan dengan SIM-RS ini. Pembagian jasa ingin dilakukan awal bulan, setiap minggu bahkan harian secara sistem sudah siap.  Secara faktual sebenarnya. Sekarang pertanyaannya adalah apakah konsumen bersedia mencicipi dan menikmati hidangan yang kita sajikan? Dan jika mau kita yakin  bahwa harapan bahkan  mimpi-mimpi kita dapat menjadi sebuah kenyataan. Jadi, lupakan manual, dan beraliahkan ke data electronik.
Description: C:\Users\Hawlett Packard\Pictures\softskill.jpg
Gambar 1. Sistem informasi didalam rumah sakit




DAFTAR PUSTAKA

https://www.google.co.id/search?q=PENGARUH+PERKEMBANGAN+TEKNOLOGI+INFORMASI+PADA+SIMRS+(SISTEM+INFORMASI+MANAJEMEN+RUMAH+SAKIT)

tugas jurnal softskill

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA SIMRS (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT)

SUCI ARMABELLA/3A114470
D3 MANAJEMEN INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
JL. MARGONDA RAYA

ABSTRAKSI
Dalam sebuah instansi kita mengenal sebuah sistem informasi baik untuk keperluan bisnis, pendidikan ataupun  rumah sakit . Kenapa kita memerlukan sebuah sistem informasi ? karena agar kita bisa mengetahui maksud dan tujuan dari sebuah data yg diolah untuk menjadi informasi tersebut.
Apa itu itu teknologi informasi ? teknologi informasi adalah suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, bahkan dari tahun ke tahun selalu mengalami perkembangan  yang bisa dibilang sangat signifikan. Teknologi informasi dalam kehidupan manusia, tidak hanya pada bidang pekerjaan tetapi juga menyediakan banyak manfaat pada keperluan pribadi, pemerintahan, kesehatan, dan lain-lain.
Kenapa kesehatan memerlukan sistem informasi agar  proses  pelayanan rumah sakit yang berbentuk jaringan koordinasi, pelaporan & prosedur administrasi untuk memperoleh informasi lebih tepat dan akurat.
Jadi perkembangan Teknologi sangat berpengaruh bagi rumah sakit karena mempermudah setiap,pendaftaran, pelayanan,dan lain-lainnya lebih cepat dan tepat dilaksanakan.
Keyword : Teknologi, sistem informasi, kesehatan dan rumah sakit.






PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Dahulu, pelayanan di rumah sakit masih manual semua dan belum tertata karena belum adanya wadah atau perangkat yang bisa menyatukan  berbagai informasi yang berkaitan  dengan pelayanan rumah sakit. Kinerja dari setiap petugas juga terlihat sangat lambat memakan banyak waktu , salah satunya adalah mencari berkas  pasien-pasien. Jika disebutkan, pengaruh yang dibawa oleh perkembangan teknologi informasi (komputer) pada sistem informasi rumah sakit antara lain :
1.      Kemudahan dalam pencarian data pasien maupun data dan informasi lain mengenai pelayanan rumah sakit
2.      Informasi yang diperoleh lebih akurat karena berada dalam satu sistem
3.      Mempercepat kinerja petugas dalam pelayanan
4.      Rumah sakit bisa mengelola dana internal dengan baik dengan memanfaatkan teknologi informasi
5.      Lebih hemat tenaga dan dana
6.      Memberikan kemudahan dalam pelaporan internal maupun eksternal rumah sakit
7.      Bisa menganalisis kemajuan atau kemunduran kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit dengan cara melihat data kunjungan pasien
Itu adalah beberapa manfaat yang diperoleh apabila sistem informasi rumah sakit menggunakan SIMRS yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Sebenarnya masih banyak manfaat yang diberikan oleh teknologi informasi (komputer) pada keberadaan sistem informasi di suatu fasilitas pelayanan kesehatan.
 1.2. Tujuan Penulisan
·         Mempermudah pencarian data pasien maupun data dan  informasi lainnya
·         Agar kemajuan teknologi bisa diterapkan dalam sebuah rumah sakit
1.3. Rumusan Masalah
Dari pembahasan diatas kita bisa mengetahui bagaimana sebuah teknologi diterapkan dalam sebuah rumah sakit. Contohnya dahulu semua yang ada dirumah sakit menggunakan cara manual dan sekarang dengan adanya teknologi semuanya menjadi lebih mudah cepat dan tepat di gunakan dalam rumah sakit.



METODE PENELITIAN
Ketika anda memasuki pintu masuk utama sebuah Rumah Sakit , terlintas dibenak anda betapa rumitnya kegiatan yang ada didalamnya. Terutama untuk melayani dan memuaskan konsumennya yang jumlahnya ratusan bahkan ada yang ribuan setiap harinya.. Situasi tersebut dihadapkan dengan adanya perkembangan teknologi di bidang informasi yang telah memberikan pengaruh dalam segala aspek kehidupan. Perilaku masyarakat pengguna RS inipun mengalami perubahan yang luar biasa. Demikian juga di dalam pengelolaan rumah sakit, masyarakat pengguna jasa rumah sakit mulai menuntut layanan yang lebih baik dan lebih cepat. Guna menjawab tantangan tersebut   sudah sepantasnya para  direktur rumah sakit, melakukan salah satu gebrakan dengan menerapkan Sistim Informasi Manajemen Rumah Sakit atau SIM-RS (Hospital Management System).
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah sebuah program aplikasi yang dirancang untuk meningkatkan kinerja para, Dokter dan asisten dokter, Bidan dan Perawat,  Staff Administrasi dan Personalia ,Apoteker,Logistik serta TOP Manajerial sehingga akan mendapatkan berbagai kemudahan selama mereka menjalankan operasional kerja sehari-hari. Melalui program aplikasi ini, seluruh pihak rumah sakit akan dapat dengan mudah, cepat, akurat dalam mengetahui dan menyajikan data-data pasien, melakukan pengolahan data secara terintegrasi dari setiap unit, berkomunikasi dengan sub bagian lainnya up to date dengan berbagai kegiatan maupun perkembangan di rumah sakit dimana mereka berada dan kapanpun mereka memerlukannya dengan cukup didepan sebuah komputer yang telah terhubung melalui sistem jaringan local area network (LAN), Wireless Area network(WAN) dan lain lain-lain. Cepatnya proses pengolahan dan tingginya akurasi dalam perhitungan data-data karena semua proses dan perhitungan dilakukan secara terintegrasi dan otomatis akan meningkatkan kualitas para tenaga medis di rumah sakit karena kemampuan mereka di dalam menyiapkan dan memberikan layanan kesehatan akan benar-benar diuji. Tingginya kualitas layanan para karyawan rumah sakit karena mereka akan dituntut untuk bisa memberikan layanan dan informasi yang sifatnya real time dan akhirnya  dapat meningkatkan citra rumah sakit sebagai the leading hospital di dalam memberikan Quality Health Services. Lantas apa yang dimaksud dengan Billing System itu? Billing System dari 2 (dua) kata bahasa Inggris yaitu bill yang bermakna bon, rekening atau tagihan  dan system yang bermakna sistim, jaringan atau susunan merupakan salah satu aplikasi sistem pembayaran rumah sakit untuk pelayanan pasien pada Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat, Instalasi Rawat Inap serta Instalasi Sarana penunjang (Laboratorium, Radiologi dll),  jadi boleh dikata billing system adalah bagian aplikasi dari SIM-RS.  Sebagaimana diketahui saat ini banyak rumah sakit pemerintah telah menjelma berstatus BLU dan BLUD.  Dengan BLU dan BLUD rumah sakit dapat mengelola keuangan secara mandiri, sehingga proses berlangsung lebih cepat. Hal ini membuat pembiayaan operasional lebih cepat dilaksanakan. rumah sakit dapat lebih mengedepankan transparansi pengelolaan keuangan pembayaran atas jasa pelayanan yang berdasar  remunerasi (pembagian jasa berdasarkan kinerja) diberikan kepada dokter, perawat, atau jasa petugas kesehatan lainnya dapat dilakukan lebih cepat dan transparan. Dengan kondisi ini operasional akan lebih cepat dan mutu pelayanan dapat ditingkatkan. Untuk itu sarana prasarana dan sistem yang mendukung mutlak diperlukan  diantaranya dengan keterbukaan dan tranparansi manajemen yang bagus serta on-line dan itu berarti SIM-RS merupakan sesuatu yang mutlak (wajib) ada karena inti dari SIM-RS adalah pengelolaan keuangan menuju ke Transparansi dan Akuntabel. Billing System merupakan awal dari SIM RS  selain untuk memback-up proses BLU dan BLUD juga dapat digunakan untuk mengerjakan remunerasi menuju tujuan BLU dan BLUD diantaranya dalam peningkatan mutu pelayanan, pelayanan menjadi transparan karena semua data terekam, dan pengelolaan keuangan menjadi transparan dan akuntabel yang dapat diketahui langsung oleh pasien. Dengan sistem remunerasi berarti mengakui  pekerjaannya sesuai dengan keringatnya, diharapkan pada akhirnya kinerja dan mutu pelayanan akan meningkat. Bagaimana kondisi SIM-RS di Anda?. Jika kita andaikan output atau data yang dihasilkan SIM-RS adalah sebuah hidangan suatu masakan maka kondisi riil saat ini bisa dikatakan bahwa masyarakat RS secara umum belum semua menikmati secara penuh bahkan banyak rumah sakit dan bagian-bagian tertentu di rumah sakit maupun pemeagang saham yang hanya mencium baunya saja sudah malas apalagi mencicipi dan menikmatinya padahal jika mau mencicipi niscaya akan ketagihan dan lengket. Sebagai contoh penikmat sejati beberapa rumah sakit menuntut setiap pemeriksaan yang akan dilakukan harus di entry dahulu sehingga kebocoran pendapatan dapat diminimalisasi sampai 99.9% bahkan 100%,. Berbagai pertanyaan yang sering dikemukanan baik oleh tenaga medis maupun paramedis seputar mengenai jasa saat inipun sudah dapat dijawab  oleh SIM-RS baik secara total mapun by name (per nama). Pendapatan bulanan, harian, perjam pun sudah bisa disajikan dengan SIM-RS ini. Pembagian jasa ingin dilakukan awal bulan, setiap minggu bahkan harian secara sistem sudah siap.  Secara faktual sebenarnya. Sekarang pertanyaannya adalah apakah konsumen bersedia mencicipi dan menikmati hidangan yang kita sajikan? Dan jika mau kita yakin  bahwa harapan bahkan  mimpi-mimpi kita dapat menjadi sebuah kenyataan. Jadi, lupakan manual, dan beraliahkan ke data electronik.
Description: C:\Users\Hawlett Packard\Pictures\softskill.jpg
Gambar 1. Sistem informasi didalam rumah sakit

DAFTAR PUSTAKA

https://www.google.co.id/search?q=PENGARUH+PERKEMBANGAN+TEKNOLOGI+INFORMASI+PADA+SIMRS+(SISTEM+INFORMASI+MANAJEMEN+RUMAH+SAKIT)

tugas jurnal softskill

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA SIMRS (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT)

SUCI ARMABELLA/3A114470
D3 MANAJEMEN INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
JL. MARGONDA RAYA

ABSTRAKSI
Dalam sebuah instansi kita mengenal sebuah sistem informasi baik untuk keperluan bisnis, pendidikan ataupun  rumah sakit . Kenapa kita memerlukan sebuah sistem informasi ? karena agar kita bisa mengetahui maksud dan tujuan dari sebuah data yg diolah untuk menjadi informasi tersebut.
Apa itu itu teknologi informasi ? teknologi informasi adalah suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, bahkan dari tahun ke tahun selalu mengalami perkembangan  yang bisa dibilang sangat signifikan. Teknologi informasi dalam kehidupan manusia, tidak hanya pada bidang pekerjaan tetapi juga menyediakan banyak manfaat pada keperluan pribadi, pemerintahan, kesehatan, dan lain-lain.
Kenapa kesehatan memerlukan sistem informasi agar  proses  pelayanan rumah sakit yang berbentuk jaringan koordinasi, pelaporan & prosedur administrasi untuk memperoleh informasi lebih tepat dan akurat.
Jadi perkembangan Teknologi sangat berpengaruh bagi rumah sakit karena mempermudah setiap,pendaftaran, pelayanan,dan lain-lainnya lebih cepat dan tepat dilaksanakan.
Keyword : Teknologi, sistem informasi, kesehatan dan rumah sakit.






PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Dahulu, pelayanan di rumah sakit masih manual semua dan belum tertata karena belum adanya wadah atau perangkat yang bisa menyatukan  berbagai informasi yang berkaitan  dengan pelayanan rumah sakit. Kinerja dari setiap petugas juga terlihat sangat lambat memakan banyak waktu , salah satunya adalah mencari berkas  pasien-pasien. Jika disebutkan, pengaruh yang dibawa oleh perkembangan teknologi informasi (komputer) pada sistem informasi rumah sakit antara lain :
1.      Kemudahan dalam pencarian data pasien maupun data dan informasi lain mengenai pelayanan rumah sakit
2.      Informasi yang diperoleh lebih akurat karena berada dalam satu sistem
3.      Mempercepat kinerja petugas dalam pelayanan
4.      Rumah sakit bisa mengelola dana internal dengan baik dengan memanfaatkan teknologi informasi
5.      Lebih hemat tenaga dan dana
6.      Memberikan kemudahan dalam pelaporan internal maupun eksternal rumah sakit
7.      Bisa menganalisis kemajuan atau kemunduran kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit dengan cara melihat data kunjungan pasien
Itu adalah beberapa manfaat yang diperoleh apabila sistem informasi rumah sakit menggunakan SIMRS yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Sebenarnya masih banyak manfaat yang diberikan oleh teknologi informasi (komputer) pada keberadaan sistem informasi di suatu fasilitas pelayanan kesehatan.
 1.2. Tujuan Penulisan
·         Mempermudah pencarian data pasien maupun data dan  informasi lainnya
·         Agar kemajuan teknologi bisa diterapkan dalam sebuah rumah sakit
1.3. Rumusan Masalah
Dari pembahasan diatas kita bisa mengetahui bagaimana sebuah teknologi diterapkan dalam sebuah rumah sakit. Contohnya dahulu semua yang ada dirumah sakit menggunakan cara manual dan sekarang dengan adanya teknologi semuanya menjadi lebih mudah cepat dan tepat di gunakan dalam rumah sakit.



METODE PENELITIAN
Ketika anda memasuki pintu masuk utama sebuah Rumah Sakit , terlintas dibenak anda betapa rumitnya kegiatan yang ada didalamnya. Terutama untuk melayani dan memuaskan konsumennya yang jumlahnya ratusan bahkan ada yang ribuan setiap harinya.. Situasi tersebut dihadapkan dengan adanya perkembangan teknologi di bidang informasi yang telah memberikan pengaruh dalam segala aspek kehidupan. Perilaku masyarakat pengguna RS inipun mengalami perubahan yang luar biasa. Demikian juga di dalam pengelolaan rumah sakit, masyarakat pengguna jasa rumah sakit mulai menuntut layanan yang lebih baik dan lebih cepat. Guna menjawab tantangan tersebut   sudah sepantasnya para  direktur rumah sakit, melakukan salah satu gebrakan dengan menerapkan Sistim Informasi Manajemen Rumah Sakit atau SIM-RS (Hospital Management System).
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah sebuah program aplikasi yang dirancang untuk meningkatkan kinerja para, Dokter dan asisten dokter, Bidan dan Perawat,  Staff Administrasi dan Personalia ,Apoteker,Logistik serta TOP Manajerial sehingga akan mendapatkan berbagai kemudahan selama mereka menjalankan operasional kerja sehari-hari. Melalui program aplikasi ini, seluruh pihak rumah sakit akan dapat dengan mudah, cepat, akurat dalam mengetahui dan menyajikan data-data pasien, melakukan pengolahan data secara terintegrasi dari setiap unit, berkomunikasi dengan sub bagian lainnya up to date dengan berbagai kegiatan maupun perkembangan di rumah sakit dimana mereka berada dan kapanpun mereka memerlukannya dengan cukup didepan sebuah komputer yang telah terhubung melalui sistem jaringan local area network (LAN), Wireless Area network(WAN) dan lain lain-lain. Cepatnya proses pengolahan dan tingginya akurasi dalam perhitungan data-data karena semua proses dan perhitungan dilakukan secara terintegrasi dan otomatis akan meningkatkan kualitas para tenaga medis di rumah sakit karena kemampuan mereka di dalam menyiapkan dan memberikan layanan kesehatan akan benar-benar diuji. Tingginya kualitas layanan para karyawan rumah sakit karena mereka akan dituntut untuk bisa memberikan layanan dan informasi yang sifatnya real time dan akhirnya  dapat meningkatkan citra rumah sakit sebagai the leading hospital di dalam memberikan Quality Health Services. Lantas apa yang dimaksud dengan Billing System itu? Billing System dari 2 (dua) kata bahasa Inggris yaitu bill yang bermakna bon, rekening atau tagihan  dan system yang bermakna sistim, jaringan atau susunan merupakan salah satu aplikasi sistem pembayaran rumah sakit untuk pelayanan pasien pada Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat, Instalasi Rawat Inap serta Instalasi Sarana penunjang (Laboratorium, Radiologi dll),  jadi boleh dikata billing system adalah bagian aplikasi dari SIM-RS.  Sebagaimana diketahui saat ini banyak rumah sakit pemerintah telah menjelma berstatus BLU dan BLUD.  Dengan BLU dan BLUD rumah sakit dapat mengelola keuangan secara mandiri, sehingga proses berlangsung lebih cepat. Hal ini membuat pembiayaan operasional lebih cepat dilaksanakan. rumah sakit dapat lebih mengedepankan transparansi pengelolaan keuangan pembayaran atas jasa pelayanan yang berdasar  remunerasi (pembagian jasa berdasarkan kinerja) diberikan kepada dokter, perawat, atau jasa petugas kesehatan lainnya dapat dilakukan lebih cepat dan transparan. Dengan kondisi ini operasional akan lebih cepat dan mutu pelayanan dapat ditingkatkan. Untuk itu sarana prasarana dan sistem yang mendukung mutlak diperlukan  diantaranya dengan keterbukaan dan tranparansi manajemen yang bagus serta on-line dan itu berarti SIM-RS merupakan sesuatu yang mutlak (wajib) ada karena inti dari SIM-RS adalah pengelolaan keuangan menuju ke Transparansi dan Akuntabel. Billing System merupakan awal dari SIM RS  selain untuk memback-up proses BLU dan BLUD juga dapat digunakan untuk mengerjakan remunerasi menuju tujuan BLU dan BLUD diantaranya dalam peningkatan mutu pelayanan, pelayanan menjadi transparan karena semua data terekam, dan pengelolaan keuangan menjadi transparan dan akuntabel yang dapat diketahui langsung oleh pasien. Dengan sistem remunerasi berarti mengakui  pekerjaannya sesuai dengan keringatnya, diharapkan pada akhirnya kinerja dan mutu pelayanan akan meningkat. Bagaimana kondisi SIM-RS di Anda?. Jika kita andaikan output atau data yang dihasilkan SIM-RS adalah sebuah hidangan suatu masakan maka kondisi riil saat ini bisa dikatakan bahwa masyarakat RS secara umum belum semua menikmati secara penuh bahkan banyak rumah sakit dan bagian-bagian tertentu di rumah sakit maupun pemeagang saham yang hanya mencium baunya saja sudah malas apalagi mencicipi dan menikmatinya padahal jika mau mencicipi niscaya akan ketagihan dan lengket. Sebagai contoh penikmat sejati beberapa rumah sakit menuntut setiap pemeriksaan yang akan dilakukan harus di entry dahulu sehingga kebocoran pendapatan dapat diminimalisasi sampai 99.9% bahkan 100%,. Berbagai pertanyaan yang sering dikemukanan baik oleh tenaga medis maupun paramedis seputar mengenai jasa saat inipun sudah dapat dijawab  oleh SIM-RS baik secara total mapun by name (per nama). Pendapatan bulanan, harian, perjam pun sudah bisa disajikan dengan SIM-RS ini. Pembagian jasa ingin dilakukan awal bulan, setiap minggu bahkan harian secara sistem sudah siap.  Secara faktual sebenarnya. Sekarang pertanyaannya adalah apakah konsumen bersedia mencicipi dan menikmati hidangan yang kita sajikan? Dan jika mau kita yakin  bahwa harapan bahkan  mimpi-mimpi kita dapat menjadi sebuah kenyataan. Jadi, lupakan manual, dan beraliahkan ke data electronik.
Description: C:\Users\Hawlett Packard\Pictures\softskill.jpg
Gambar 1. Sistem informasi didalam rumah sakit

DAFTAR PUSTAKA

https://www.google.co.id/search?q=PENGARUH+PERKEMBANGAN+TEKNOLOGI+INFORMASI+PADA+SIMRS+(SISTEM+INFORMASI+MANAJEMEN+RUMAH+SAKIT)

Sabtu, 05 Desember 2015

Tugas Ketiga Softskill



1.      Sebutkan macam - macam pemrosesan data! Jelaskan!
2.      Jelaskan peranan alat input, output, dan software dalam memecahkan masalah!
3.       a. Apa pengertian  dari E-commerce !
       b. Sebutkan  keuntungan dan kerugian dari  E-commerce(min 3)!
4.       a. Apa yang anda ketahui tentang file, sebut & jelaskan tipe file!
       b. Bagaiman system pengorganisasian database traditional berproses!
5.      Jelaskan tiga tingkat representasi data & jelaskan!

Jawab: 

  1. 1.Macam - macam pemrosesan data:
  •  Pengolahan Batch yaitu mengumpulkan data terlebih dahulu kemudian diproses sekaligus.
  •  Pengolahan On-Line yaitu setiap data yang diinput langsung di dapat output atau hasilnya.
  • Sistem Real Time yaitu sama seperti pengolahan On-Line hanya saja data yang di update sesuai dengan perubahan waktu.
    2. Peranan alat input, output, dan software dalam memecahkan masalah :
    •  Alat input sangat berperan sekali untuk pemecahan masalah, contohnya adalah Keyboard, peran keyboard disini adalah untuk menginput data sehingga data bisa masuk di software, Microphone, perannya disini adalah untuk merekam suara user agar bisa tersimpan juga dalam database.Peralatan input, seperti unit MIRC dan ORC memberikan cara untuk memasukkan data ke dalam database, baik ketika terjadi transaksi.
    • Banyak unit output yang digunakan dalam pemecahan masalah secara tidak langsung,contohnya: printerdigunakan untuk menampilkan laporan-laporan yang berguna sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan
    • Software sangat berperan sekali, sebagai contoh Microsoft Office, dengan software ini suatu perusahaan sangat terbantu sekali dengan adanya software ini, software ini berguna untuk pembuatan laporan, pembuatan grafik dan presentasi dan sebagainya, tanpa adanya software ini, suatu perusahaan akan terhambat dalam operasional administrasinya.
    3.a.      Apa pengertian  dari E-commerce :
    • Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik.

    b.     Keuntungan:

    • Aman dari gangguan pencurian. Penggunaan bukti transfer atau cetakan transaksi e-banking merupakan bukti transaksi pembayaran yang sah dan banyak sekali jaringan atm yang mudah dijumpai.
    • Efektif dan efisien. Transaksi tidak memerlukan uang tunai serta kedua belah pihak tidak perlu bertemu secara langsung.
    • Pemasaran secara luas. Penggunaan internet marketing sebagai salah satu metode pemasaran, mampu menjangkau daerah pasar yang luas, dengan biaya yang relatif murah.
    • Menghemat waktu dan biaya. Kedua belah pihak dapat segera menyelesaikan transaksi, tanpa perlu membuang waktu dan biaya untuk negosiasi atau perundingan harga. 

           Kerugian:

    •  Barang tidak sesuai dengan contoh. Seringkali ditemui transaksi yang terjadi, tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan.
    • Transaksi ganda. Terkadang jaringan atm atau internet banking mengalami gangguan, sehingga transaksi yang terjadi seringkali gagal diproses, walaupun saldo sudah berkurang. Diperlukan waktu lebih lama untuk mengklarifikasikan transaksi yang telah terjadi pada pihak bank.
    •  Belajar lagi. Penggunaan internet marketing sebagai media pemasaran, memerlukan web hosting dan web domain untuk menawarkan barang/jasa. Belum lagi beberapa metode yang harus dipelajari agar world wide web yang berisi barang/jasa penyedia dikenal masyarakat.
    •  Alamat tidak sesuai. Terkadang penawaran yang terlalu murah sangatlah memikat, namun alamat penyedia layanan tidak sesuai atau fiktif, sehingga rawan penipuan.

    4. a.Tentang file, sebut & jelaskan tipe file :
    • File Induk, file terpenting yang berisi record-record yang sangat di perlukan dalam perusahaan Di bagi menjadi dua, yaitu : 
              - File Induk Statis : Jarang berubah nilainya,
                  contoh : data karyawan 
              - File Induk Dinamis : recordnya sering berubah sebagai hasil dari transaksi,  
                  contoh : file persediaan barang
    • File Transaksi, digunakan untuk merekam data yang diperoleh dari suatu transaksi, seperti fike transaksi penjualan atau registrasi pengambilan mata kuliah.
    • File Laporan, disebut juga file output yang berisi informasi yang merupakan hasil pengolahan data yang ada.
    • File Histori, disebut juga file srsip yang berisi data masa lalu yang sudah tidak aktif lagi, tapi masih disimpan.
    • File Salinan, berisi salinan dari file-file yang masih aktif di dalam database pada kurun waktu tertentu. 
       b. System pengorganisasian database traditional berproses :
    •  Redudansi atau duplikasi data. Menyebabkan informasi menjadi kurang akurat, bahkan terjadi perbedaan karena data yang satu sudah diperbaharui sementara duplikatnya belum
    •  Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang digunakan untuk mengolah masing-masing database yang dibangun 
    •   Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang menyebabkan SI yang terbentuk menjadi kurang fleksibel
    •  Keterpisahan database satu dengan lainnya mengakibatkan tingkat keamanan data menjadi rendah.
    •  Penggunaan data bersama sangat kurang sehingga database kurang dapat dieksplorasi/diolah untuk menghasilkan laporan2 manajerial lintas departemental.


    5. Tiga tingkat representasi data & jelaskan :
    • Level penyajian penampakan, representasi hasil pengolahan database menggunakan SI dalam format yang mudah di pahami oleh pemakai.
    • Level konseptual, memperlihatkan file-file data yang dibuat dan hubungannya satu sama lain dalam sebuah lingkungan database.
    • Level fisik, tahap terendah dari abstraksi data yang memperlihatkan struktur dan jenis data serta bagaimana data tersebut di simpan dan diorganisasikan dalam media penyimpanan.

    sumber : www.google.com
                   http://ewawan.com/pengertian-e-commerce-definisi-e-commerce.html
                   http://black711.wordpress.com/2011/10/30/keuntungankerugiane-commerc/
    http://joehannaicha.blogspot.co.id/2012/11/tugas-minggu-ke-tiga.html

    Rabu, 04 November 2015

    T2 Softskill Ralat

    1. Sebutkan dan jelaskan langkah pendekatan sistem :
    Pendekatan Sistem adalah upaya untuk melakukan pemecahan masalah yang
    dilakukan dengan melihat masalah yang ada secara menyeluruh dan melakukan
    analisis secara sistem.
    Dalam melakukan pendekatan sistem ada langkah-langkah dan tahapan yang bisa dilakukan:
     Tahap I: Usaha persiapan
    Langkah-langkahnya adalah memandang perusahaan sebagai suatu sistem, mengenal sistem lingkungan (pemegang saham, pelanggan, masyarakat keuangan, masyarakat global, pemerintah, pesaing, pemasok, serikat kerja), mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan.
    Tahap II: Usaha definisi
    Suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah). Mempelajari masalah untuk mencari solusi (pemahaman masalah).Mencari pemicu masalah (problem trigger) yang dapat berasal dari lingkungan atau dari dalam perusahaan. Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem. Caranya adalah menganalisis sisem menurut subsistem-subsistemnya. Kemudian apakah susbsistem itu terintegrasi menjadi satu unit yang berfungsi lancar? Lalu apakah semua subsistem bekerja untuk mencapai tujuan sistem? Setelah itu analisa top-down untuk mengidentifikasi tingkat sistem dimana penyebab persoalan berada. Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu.Elemen-elemen sistem dapat dianalisis secara berurutan, yaitu:
    Mengevaluasi standar (standar harus sah/valid, standar harus realistis, standar harus dimengerti oleh mereka yang akan mencapainya, dan standar harus terukur).
    ·         Membandingkan sistem output dengan standar.
    ·         Mengevaluasi manajemen.
    ·         Mengevaluasi pengolah informasi.
    ·         Mengevaluasi input dan sumber daya input.
    ·         Mengevaluasi proses transformasi.
    ·         Mengevaluasi sumber daya output
    Tahap III: Usaha solusi
    - Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi. Dengan cara mencari jalan yang berbeda untuk memecahkan masalah yang sama. Seperti Brainstorming (tukar pikiran), dan Joint Application Design (rancangan aplikasi bersama)
    - Mengevaluasi berbagai alternatif solusi. Contohnya dengan menggunakan kriteria evaluasi yang sama, untuk mengukur seberapa baik suatu alternatif dapat memecahkan masalah.
    - Memilih solusi terbaik. Dengan cara menganalisis suatu evaluasi sistematis atas pilihan-pilihan dan mempertimbangkan konsekuensi pilihan tersebut pada tujuan organisasi. Kemudian memberi penilaian atas proses mental manajer. Setelah itu melakukan tawar-menawar atau negosiasi antara beberapa manajer.
    - Menerapkan solusi. Masalah tidak terpecahkan hanya dengan memilih solusi terbaik tapi perlu diterapkan.
    - Menindaklanjuti untuk memastikan bahwa solusi itu efektif
    2.  Sebutkan Beberapa sifat pengolahan data yang membedakan dengan area aplikasi lain :
    Ada beberapa sifat pengolahan data yang membedakannya dengan aplikasi lain :
    a. menjalankan tugas penting
    b. mengikuti prosedur standar secara relative
    c. mendapatkan data yang lengkap.
    d. Mempunyai focus historisa yang palin utama
    e. Memberikan informasi pemecahan masalah minimal.
    3. berikan contoh sebuah sistem pakar :
    Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik
    Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut
    Contoh – Contoh Sistem Pakar, antara lain:
    1.       Kontrol. Contoh pengembangan banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, di mana dengan kemampuan sistem pakar dapat dilakukan kontoro terhadap cara pengobatan dan perawatan melalui sensor data atau kode alarm dan memberikan solusi terapi pengobatan yang tepat bagi si pasien yang sakit. Desain. Contoh sistem pakar di bidang ini adalah PEACE yang dibuat oleh Dincbas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik. Contoh lain adalah sistem pakar untuk membantu desain komputer dengan komponen-komponennya. Diagnosis. Pengembangan sistem pakar terbesar adalah di bidang diagnosis penyakit, diagnosis kerusakan mesin kendaraan bermotor, diagnosis kerusakan komponen komputer, dan lain-lain.
    2.      Intruksi. Intruksi merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, di mana sistem pakar dapat memberika instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan. Contoh pengembangan sistem pakar di bidang ini adalah sistem pakar untuk pengajaran bahasa Inggris, sistem pakar untuk pengajaran astronomi dan lain-lain.
    3.       Interpretasi. Sistem pakar yang dikembangkan dalam bidang interpretasi melakukan proses pemahaman akan suatu situasi dari beberapa informasi yang direkam. Contoh sistem yang dikembangkan dewasa ini adalah sistem untuk melakukan sensor gambar dan suara kemudian menganalisanya dan kemudian membuat suatu rekomendasi berdasarkan rekaman tersebut.
    4.       Monitor. Sistem pakar dibidang ini banyak digunakan militer, yaitu menggunakan sensor radar kemudian menganalisanya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut.
    5.      Perencanaan. Perencanaan banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan suatu proyek, di mana sistem pakar dalam membuat perencanaan suatu pekerjaan berdasarkan jumlah tenaga kerja, biaya dan waktu sehingga pekerjaan lebih efisien dan lebih optimal.
    6.      Prediksi. Sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian masa mendatang berdasarkan informasi dan model permasalahan yang dihadapi. Biasanya sistem memberikan simulasi kejadian masa mendatang tersebut, misalnya memprediksi tingkat kerusakan tanaman apabila terserang hama dalam jangka waktu tertentu. Program ini dibuat pada tahun 1983 oleh Boulanger dengan nama PLANT.
    7.      Seleksi Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasikan pilihan kemungkinan solusi. Biasanya sistem mengidentifikasikan permasalahan secara spesifik kemudian mencoba untuk menemukan solusi yang paling mendekati kebenaran.
    8.      Simulasi. Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang ada dan menampilkan dalam bentuk simulasi. Contoh adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, di mana program tersebut mampu menganalisa hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca
    4.         Sebutkan Perbedaan antara Sistem Informasi Manajemen menurut Robert Murdick dengan Gordon Davis ?
    Jawab :
                     Robert G. Murdick, Sistem informasi manajemen adalah suatu kelompok orang, seperangkat pedoman dan petunjuk, peralatan pengolah data ( seperangkat elemen ) memilih, menyimpan, mengolah dan mengambil kembali data ( mengoperasikan data dan barang ) untuk mengurangi ketidakpastian pada pengambilan keputusan ( mencari tujuan bersama ) dengan menghasilkan informasi untuk manajer pada waktu mereka dapat menggunakannya dengan paling efisian ( menghasilkan informasi menurut waktu rujukan ).
                Gordon B. Davis mengemukakan beberapa-beberapa istilah mengenai sistem informasi manajemen ( Management Information System ) seperti sistem informasi / keputusan dan sistem informasi. Dalam beberapa buku disebut Sistem Informasi bagi pimpinan, dan sebagainya. Walaupun demikian, dari beberapa pengertian dapat ditarik suatu pengertian bahwa didalam Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) terkandung pengertian sistem pengolahan informasi dalam  menunjang pelaksanaan manajemen.